welcome to my blog~

Jumat, 16 Desember 2016

sebuah cerita

angin berhembus lembut
awan memancarkan warna kelabunya
hujan mulai turun membasahi setiap sudut jalanan
sepi....
hanya sepi yang kurasa
kemana perginya rasa yang lain?
bahagia?
apakah kamu disana?
tidak ada yang menjawab
kurasakan kembali sepi itu
gelap....
sangat gelap disini
hampir ku tak bisa melihat apapun
tapi.... tunggu
aku melihat sesuatu
dia berjalan pelan kearahku
tunggu tunggu sepertinya aku mengenal cahaya itu
sepertinya aku sering melihatnya
ah! aku mengingatnya!
itu adalah cahaya tenang dari masa lalu
cahaya itu....
seakan mengajakku untuk menghampirinya
sudah lama tak kulihat cahaya itu
ku berjalan melangkah ke arah cahaya itu
semula yang tadinya gelap berubah menjadi terang
pelan, pelan, pelan
aku dapat melihat diriku disana dengan tersenyum dalam dekapan seseorang
ayah....
dengan setelan baju kantornya, ayah berbaring dikasur
aku dapat melihat diriku disana sedang memeluknya
tunggu.....
aroma apa ini? sepertinya aku kenal
ah! tentu aku hafal
mana mungkin aku melupakannya
bahkan masih teringat jelas harum tubuhmu yah 
tunggu tunggu!
kenapa cahaya itu menjauh?!
tunggu!
aku masih ingin merasakan perasaan yang sudah lama tak kurasa!
tunggu! 
gelap!
kenapa menjadi gelap kembali?!
kembalilah cahaya!
kembalilah!

Senin, 18 April 2016

kisah tak selesai

aku kembali mengingat pada masa itu
masa dimana aku dan kamu adalah kita
masa dimana senyummu adalah hal terindah yang pernah kumiliki
masa dimana tawamu adalah hal yang sering kudengar
masa dimana tidak ada jarak diantara kita
masa dimana mengungkapkan perasaan adalah hal termudah
masa dimana cerit yang terus berjalan walau hanya berjalan ditempat
kini semua hanyalah sebuah cerita
sebuah cerita yang tak akan pernah selesai
kini semua hanyalah sebuah perasaan yang tak terucap
sebuah perasaan yang berdiam diri dalam hati terdalam
kini semua hanyalah sebuah sakit
sebuah sakit yang terus bertahan dan tak pergi
biarkan semua berlalu
biarkan rasa ini bertahan hingga ia lelah dan pergi
biarkan kisah ini tak terselesaikan
terimakasih untuk senyummu
terimakasih untuk tawamu
terimakasih untuk hatimu
terimakasih untuk kisah kita
biarkan ini menjadi kisah yang tak terselesaikan
biarkan ini menjadi perasasan ini menjadi perasaan yang kupendam dalam dan dalam
biarkan malam perlahan datang
biarkan bulan perlahan hilang
biarkan bintang perlahan bersembunyi
biarkan angin perlahan berhembus
biarkan saja
tak apa
biarkan saja sang mentari tak menghangat
biarkan saja sang pelangi tak berwarna
biarkan saja sang embun pagi mengalir di dinginnya aliran sungai
tak apa
aku hanya perlu melukis bayangmu
dan menyimpannya bersama dengan kisah yang tak terselesaikan ini

Senin, 18 Januari 2016

curahan hati

pernahkah dirimu merasa, hampa?
merasa seolah dirimu sendiri
merasa seolah tak ada yang mengerti dirimu
merasa seolah tak ada yang mengenalmu
bagaikan terasingkan di dunia entah berantah
terasingkan dari keramaian
berdamai pada kesunyian
menari dalam kebisuan
bernyanyi dalam diam
gelap
semua tak terlihat
bersembunyi dalam keheningan
terpaan angin malam memberikan sensasi dahsyat
dingin
sejuk
nyaman
menerbangkan segala masa di belakangku
menerbangkan segala penyesalan
menerbangkan segala harapan
menerbangkan segala sakit
menyembuhkan luka
melupakan sejenak beban dihati
menepikan ketakutan tak bertepi
ingin ku terbang melintasi garis khatulistiwa
ingin ku gapai bintang yang bersinar dengan terangnya
membawanya kebumi dimana segala masalah bersarang
dimana segala rasa sakit siap menggores kapanpun dan dimanapun
menyimpannya dalam kegelapan
hingga ia bersinar sendiri
tak apa walau hanya sepercik cahaya
karena sekecil apapun cahaya, akan penting ketika gelap
tak perlu berbinar terlalu teang
tak perlu tersenyum terlalu lebar
hanya perlu setitik cahaya keikhlasan
hanya perlu setitik cahaya kejujuran
dan hanya perlu setitik cahaya indah
biarkan aku sejenak menerbangkan anganku
bertemu dengan cahaya-cahaya kecil yang bergemerlap
memberikan berbagai sensasi
bahagia....
kecewa....
marah...
hingga turun tetesan air hujan
membasahi seluruh bumi
mengisyaratkan berbagai rasa
namun kini hanya satu rasa yang kurasa
sepi....
biarkan air itu jatuh
sejuta rintik satu rasa~