pernahkah dirimu merasa, hampa?
merasa seolah dirimu sendiri
merasa seolah tak ada yang mengerti dirimu
merasa seolah tak ada yang mengenalmu
bagaikan terasingkan di dunia entah berantah
terasingkan dari keramaian
berdamai pada kesunyian
menari dalam kebisuan
bernyanyi dalam diam
gelap
semua tak terlihat
bersembunyi dalam keheningan
terpaan angin malam memberikan sensasi dahsyat
dingin
sejuk
nyaman
menerbangkan segala masa di belakangku
menerbangkan segala penyesalan
menerbangkan segala harapan
menerbangkan segala sakit
menyembuhkan luka
melupakan sejenak beban dihati
menepikan ketakutan tak bertepi
ingin ku terbang melintasi garis khatulistiwa
ingin ku gapai bintang yang bersinar dengan terangnya
membawanya kebumi dimana segala masalah bersarang
dimana segala rasa sakit siap menggores kapanpun dan dimanapun
menyimpannya dalam kegelapan
hingga ia bersinar sendiri
tak apa walau hanya sepercik cahaya
karena sekecil apapun cahaya, akan penting ketika gelap
tak perlu berbinar terlalu teang
tak perlu tersenyum terlalu lebar
hanya perlu setitik cahaya keikhlasan
hanya perlu setitik cahaya kejujuran
dan hanya perlu setitik cahaya indah
biarkan aku sejenak menerbangkan anganku
bertemu dengan cahaya-cahaya kecil yang bergemerlap
memberikan berbagai sensasi
bahagia....
kecewa....
marah...
hingga turun tetesan air hujan
membasahi seluruh bumi
mengisyaratkan berbagai rasa
namun kini hanya satu rasa yang kurasa
sepi....
biarkan air itu jatuh
sejuta rintik satu rasa~