tuan.....
apa yang sedang kau rasakan?
apa yang sedang kau pikirkan?
apa yang sedang terjadi dalam hidupmu?
apa yang sedang terjadi pada hari-harimu?
apa yang sedang terjadi pada dirimu?
tuan.....
tak pernah bertemu pun berhasil membuatku jatuh cinta
berhasil membuatku dimabuk kepayang
berhasil membuatku jungkir balik dengan perasaanku sendiri
berhasil membuatku terbuai dengan rasa yang tak biasa
berhasil membuatku bahagia dan kecewa disaat yang sama
berhasil membuatku tersenyum dan menangis bersamaan
tuan.....
apakah rasa ini benar adanya?
apakah rasa ini salah?
apakah rasa ini tak bertuan?
apakah rasa ini semu?
tuan......
aku hanya ingin kau tau
bahwa aku merindumu
bahwa aku sangat merindumu
tuan.....
apalah dayaku yang tak dapat mengutarakannya
apalah dayaku yang hanya dapat menyimpannya jauh di dasar hati
apalah dayaku yang tak pernah bisa melepaskan bayangmu dalam ingatanku
tuan.....
malam tadi aku bermimpi tentangmu
bertemu dalam nyata yang semu
membuai harapan demi harapan
tuan.....
suaramu dapat merebut hatiku yang berusaha kukunci sejak lama
tawamu dapat meluluh lantakkan gelisah di jiwa
seandainya kau tau tuan.....
aku menyayangimu.....
begitu, dalam
welcome to my blog~
Senin, 23 Juli 2018
Minggu, 22 Juli 2018
seperti biasanya....
semakin gelap
semakin sunyi
semakin dingin
bahkan sang rembulanpun tak dapat meneranginya
bahkan sang bintang pun tak dapat menghiasinya
seperti malam-malam sebelumnya, semua terlihat sama
semakin gelap dari hari kehari
semakin sunyi dari hari kehari
semakin dingin dari hari kehari
biarlah
tak apa
biarkan aku sendiri disini mengukir kisah kita
bila ingat, kuukir perasaan kita yang terlihat semu
ku bisikkan bait demi bait puisi kepada sang pembawa pesan
biarkan ia berhembus hingga terdengar di telingamu
biarkan ia menyampaikan bait demi bait yang ku buat
dengarkan baik-baik
biarkan semua kenangan menyeruak sejenak
tak akan lama.....
karena dalam beberapa putaran pagi
atau bahkan pergantian malam,
semua akan lenyap
semua akan pergi
seperti sedia kala
tak meninggalan jejak walaupun hanya sebait
hingga bait-bait berikutnya akan datang kembali
dan mengulang lagi dan lagi
seperti biasanya.....
semakin sunyi
semakin dingin
bahkan sang rembulanpun tak dapat meneranginya
bahkan sang bintang pun tak dapat menghiasinya
seperti malam-malam sebelumnya, semua terlihat sama
semakin gelap dari hari kehari
semakin sunyi dari hari kehari
semakin dingin dari hari kehari
biarlah
tak apa
biarkan aku sendiri disini mengukir kisah kita
bila ingat, kuukir perasaan kita yang terlihat semu
ku bisikkan bait demi bait puisi kepada sang pembawa pesan
biarkan ia berhembus hingga terdengar di telingamu
biarkan ia menyampaikan bait demi bait yang ku buat
dengarkan baik-baik
biarkan semua kenangan menyeruak sejenak
tak akan lama.....
karena dalam beberapa putaran pagi
atau bahkan pergantian malam,
semua akan lenyap
semua akan pergi
seperti sedia kala
tak meninggalan jejak walaupun hanya sebait
hingga bait-bait berikutnya akan datang kembali
dan mengulang lagi dan lagi
seperti biasanya.....
Langganan:
Komentar (Atom)